Review Samsung Galaxy S26 Ultra: Kamera AI Makin Canggih
Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan fokus utama pada peningkatan kamera berbasis AI. Ulasan ini membandingkan secara mendalam setiap fiturnya, mulai dari sensor kamera, performa chipset, hingga daya tahan baterai, dengan pendahulunya, Galaxy S25 Ultra, untuk melihat sejauh mana lompatan teknologi yang ditawarkan.
Penulis : Robert Hoover
Review Samsung Galaxy S26 Ultra: Kamera AI Makin Canggih
Kehadiran Samsung Galaxy S26 Ultra menandai babak baru dalam kompetisi ponsel flagship, dengan penekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada integrasi kecerdasan buatan (AI) di sektor fotografi. Perangkat ini tidak hanya membawa peningkatan spesifikasi perangkat keras, tetapi juga janji pengalaman pengguna yang lebih intuitif dan hasil yang superior.
Fokus utama dalam ulasan ini adalah perbandingan fitur secara langsung, terutama saat disandingkan dengan pendahulunya, Samsung Galaxy S25 Ultra. Dengan melihat peningkatan dari generasi ke generasi, akan terlihat jelas apakah S26 Ultra benar-benar sebuah lompatan besar atau sekadar pembaruan inkremental.
Perbandingan Sektor Kamera: AI sebagai Pembeda Utama
Baca juga:
Ulasan Lengkap Samsung Galaxy S25: Performa dan Kamera Unggul
Review Samsung Galaxy S26: Performa & Kamera Jadi Pembeda?
Di atas kertas, beberapa spesifikasi kamera mungkin terlihat mirip. Namun, perbandingan sesungguhnya terletak pada bagaimana S26 Ultra memanfaatkan AI untuk melampaui kemampuan S25 Ultra dalam berbagai skenario pemotretan.
Sensor Utama dan Pemrosesan Gambar
Samsung Galaxy S26 Ultra masih mengandalkan sensor utama 200MP, sama seperti S25 Ultra. Namun, perbedaannya terletak pada jenis sensor baru dengan ukuran piksel yang sedikit lebih besar. Ini memungkinkannya menangkap lebih banyak cahaya, menghasilkan foto malam hari yang lebih terang dan minim noise dibandingkan pendahulunya.
Kekuatan utamanya adalah chip AI ISP (Image Signal Processor) yang didedikasikan. Saat S25 Ultra menggunakan AI untuk optimasi scene, S26 Ultra melangkah lebih jauh dengan AI Semantic Segmentation. Fitur ini mampu mengidentifikasi hingga 15 objek berbeda dalam satu frame (wajah, langit, tanaman, bangunan) dan menerapkan penyesuaian warna, kontras, serta ketajaman secara individual untuk hasil yang jauh lebih natural.
Kemampuan Zoom Telephoto dengan Predictive AI
Kemampuan zoom 100x Space Zoom kembali hadir, tetapi dengan peningkatan signifikan. S25 Ultra sudah cukup baik dalam stabilisasi, namun S26 Ultra memperkenalkan 'Predictive AI Zoom Lock'. AI menganalisis guncangan tangan dan pergerakan subjek untuk memprediksi posisi frame berikutnya, menghasilkan gambar zoom jarak jauh yang lebih tajam dan stabil secara drastis.
Berikut adalah perbandingan langsung fitur pendukung zoom:
- Galaxy S25 Ultra: Zoom Lock standar, AI Super Resolution.
- Galaxy S26 Ultra: Predictive AI Zoom Lock, AI Super Resolution Generatif, AI Detail Enhancer untuk tekstur.
Hasilnya, foto bulan atau objek jauh pada S26 Ultra menunjukkan detail kawah dan tekstur yang sebelumnya tidak dapat direproduksi dengan jelas oleh S25 Ultra.
Perekaman Video 8K dengan AI Generatif
Sektor video menjadi area lompatan terbesar. Jika S25 Ultra menawarkan fitur Director's View, maka S26 Ultra memperkenalkan 'Generative Video Enhance'. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk secara real-time menghilangkan objek yang tidak diinginkan dari video 8K yang sedang direkam. Kemampuan ini tidak ada sama sekali di generasi sebelumnya dan menjadi nilai jual yang sangat kuat.
Layar dan Desain: Evolusi Minor, Peningkatan Fungsional
Secara visual, S26 Ultra mungkin sulit dibedakan dari S25 Ultra. Namun, Samsung memberikan beberapa peningkatan fungsional yang membuat pengalaman penggunaan sehari-hari terasa berbeda.
Kecerahan Layar dan Efisiensi
Layar Dynamic AMOLED 3X pada S26 Ultra kini mencapai kecerahan puncak hingga 3.000 nits, meningkat dari 2.600 nits pada S25 Ultra. Perbedaan ini sangat terasa saat digunakan di bawah sinar matahari langsung. Lebih penting lagi, teknologi LTPO 4.0 memungkinkan layar menurunkan refresh rate hingga 0.5Hz (dari 1Hz pada S25 Ultra) saat menampilkan gambar statis, memberikan kontribusi signifikan pada efisiensi daya.
Material Armor Titanium Generasi Kedua
Bingkai S26 Ultra menggunakan material Armor Titanium Gen 2, yang diklaim 15% lebih tahan gores dan 10% lebih kuat dibandingkan material pada S25 Ultra. Meski terasa identik di tangan, durabilitas jangka panjang menjadi keunggulan yang ditawarkan oleh model terbaru ini.
Performa Dapur Pacu: Snapdragon Terbaru dan Sistem Pendingin
Peningkatan performa adalah sebuah keharusan bagi setiap flagship baru. S26 Ultra tidak hanya mengandalkan chipset baru, tetapi juga memperbaiki salah satu aspek krusial: manajemen suhu.
Snapdragon 8 Gen 5 vs Gen 4
Ditenagai oleh Snapdragon 8 Gen 5 for Galaxy, S26 Ultra menunjukkan peningkatan performa CPU sekitar 20% dan GPU 25% dibandingkan Snapdragon 8 Gen 4 di S25 Ultra. Dalam penggunaan nyata, ini berarti waktu loading aplikasi yang lebih singkat dan kemampuan multitasking yang lebih mulus, terutama saat menjalankan aplikasi berat seperti editor video atau game AAA.
Sistem Pendingin Vapor Chamber Lebih Luas
Salah satu keluhan pada model sebelumnya adalah suhu yang cenderung hangat saat sesi gaming panjang. Samsung merespons ini dengan memperluas ukuran Vapor Chamber pada S26 Ultra sebesar 1.7x lipat dibandingkan S25 Ultra. Hasilnya, perangkat mampu mempertahankan performa puncak lebih lama tanpa mengalami *thermal throttling* yang signifikan.
Baterai dan Pengisian Daya: Sedikit Lebih Unggul
Meski kapasitas baterai tetap di angka 5.000 mAh, sama seperti S25 Ultra, daya tahan baterai S26 Ultra terasa lebih awet. Ini merupakan hasil gabungan dari efisiensi chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan teknologi layar LTPO 4.0 yang lebih canggih. Dalam pengujian, S26 Ultra mampu bertahan 1-2 jam lebih lama untuk *screen-on time* dengan pola pemakaian yang sama.
Sayangnya, tidak ada peningkatan di sektor kecepatan pengisian daya. Keduanya masih mendukung Super Fast Charging 45W dan Wireless Charging 15W, sebuah area di mana Samsung terlihat masih konservatif dibandingkan para pesaingnya.
Kesimpulan: Upgrade yang Layak Berkat Kamera AI
Samsung Galaxy S26 Ultra adalah bukti bahwa inovasi tidak selalu datang dari perubahan desain radikal. Fokus pada penyempurnaan fitur yang sudah ada, terutama dengan integrasi AI yang mendalam di sektor kamera, menjadikannya sebuah perangkat yang jauh lebih cerdas dan andal dibandingkan Galaxy S25 Ultra.
Bagi pengguna Galaxy S24 Ultra atau model lebih lama, peningkatan ke S26 Ultra akan terasa seperti sebuah lompatan generasi. Namun, bagi pemilik S25 Ultra, keputusan upgrade sangat bergantung pada seberapa besar nilai yang diberikan pada kemampuan fotografi dan videografi berbasis AI yang menjadi keunggulan utama perangkat ini.