Update One UI 8: Samsung Rombak Tampilan Notifikasi & Quick Panel
Update One UI 8 dari Samsung membawa perombakan signifikan pada tampilan notifikasi dan Quick Panel. Artikel ini membandingkan secara detail perubahan desain, fungsionalitas, dan pengalaman pengguna antara One UI 8 yang baru dengan versi One UI 7 sebelumnya, menyoroti peningkatan pada tata letak, interaktivitas tombol cepat, dan pengelolaan notifikasi yang lebih intuitif.
Penulis : Angel Robinson
Samsung bersiap meluncurkan pembaruan besar berikutnya, One UI 8, yang digadang-gadang akan membawa perubahan visual dan fungsional paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Bocoran dan informasi awal menunjukkan bahwa fokus utama dari pembaruan ini adalah perombakan total pada dua area yang paling sering diakses pengguna, yaitu pusat notifikasi (Notification Shade) dan panel cepat (Quick Panel).
Perubahan ini bukan sekadar penyegaran estetika, melainkan sebuah evolusi dalam cara pengguna berinteraksi dengan perangkat Galaxy mereka. Jika One UI 7 dikenal dengan tata letak yang fungsional namun mulai terasa konvensional, One UI 8 menawarkan pendekatan yang lebih modern dan efisien. Fokus perbandingan ini akan mengupas tuntas perbedaan mendasar antara kedua versi tersebut.
Perombakan Total Quick Panel: Dari Estetika hingga Fungsionalitas
Quick Panel adalah salah satu elemen antarmuka yang paling sering digunakan. Pada update One UI 8, area ini mendapatkan perubahan paling drastis, baik dari segi tampilan maupun cara kerjanya jika dibandingkan dengan One UI 7.
Baca juga:
Update Android 17: Fitur AI Hemat Baterai & Privasi Ketat
Update One UI 8: Fitur AI Baru untuk Optimalkan Baterai Galaxy
Desain Grid Penuh vs. Tata Letak Tersegmentasi
Pada One UI 7, Quick Panel memiliki tata letak yang tersegmentasi. Terdapat enam ikon utama di bagian atas, diikuti oleh slider kecerahan, lalu tombol kontrol perangkat dan media, dan diakhiri dengan grid ikon yang lebih luas. Desain ini fungsional, namun menciptakan beberapa lapisan interaksi yang terpisah.
One UI 8 meninggalkan pendekatan ini dan beralih ke desain grid penuh yang lebih menyatu. Saat ditarik ke bawah sepenuhnya, Quick Panel kini menampilkan sebuah kanvas besar berisi tombol cepat (toggles) dalam format grid yang seragam. Perubahan ini menghilangkan separasi visual yang ada di One UI 7, menciptakan tampilan yang lebih bersih dan modern, mirip dengan pendekatan pada antarmuka Android stok terbaru.
Tombol Cepat (Quick Toggles) yang Lebih Interaktif
Perbedaan fungsionalitas paling terasa pada tombol cepat itu sendiri. Di One UI 7, untuk mengakses opsi lanjutan dari sebuah toggle (misalnya memilih jaringan Wi-Fi), pengguna harus menekan teks nama di bawah ikon. Menekan ikonnya sendiri hanya akan mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tersebut.
Update One UI 8 mengubah interaksi ini secara fundamental. Tombol Wi-Fi dan Bluetooth kini menjadi lebih interaktif. Menekan ikonnya akan langsung memunculkan jendela mini (pop-up) yang menampilkan daftar jaringan atau perangkat yang tersedia, tanpa perlu meninggalkan Quick Panel. Ini adalah peningkatan efisiensi yang signifikan dibandingkan metode dua langkah pada One UI 7.
Evolusi Tampilan Notifikasi: Lebih Rapi dan Kontekstual
Area notifikasi juga tidak luput dari sentuhan pembaruan. Samsung berfokus untuk meningkatkan keterbacaan dan interaksi cepat, sebuah langkah maju dari sistem yang sudah cukup matang di One UI 7.
Gaya Notifikasi Berbasis Kartu Individual
Salah satu kritik pada One UI 7 adalah notifikasi yang terkadang terasa terlalu rapat, terutama saat ada banyak notifikasi dari aplikasi yang sama. Meskipun sudah ada pengelompokan, batas antar notifikasi individu kurang begitu jelas.
One UI 8 memperkenalkan gaya notifikasi berbasis kartu individual. Setiap notifikasi kini ditempatkan dalam "kartu" visualnya sendiri dengan sudut membulat dan jarak (padding) yang lebih lapang. Perubahan ini secara drastis meningkatkan keterbacaan sekilas, memudahkan pengguna untuk membedakan satu notifikasi dengan yang lainnya.
Grouping Notifikasi Cerdas dan Aksi Cepat yang Disempurnakan
Sistem pengelompokan notifikasi di One UI 7 berbasis aplikasi. Semua notifikasi dari WhatsApp, misalnya, akan berada dalam satu grup. One UI 8 dirumorkan akan membawa sistem pengelompokan yang lebih cerdas dan kontekstual, misalnya memisahkan notifikasi percakapan dari notifikasi umum lainnya dalam aplikasi yang sama.
Selain itu, tombol aksi cepat (quick actions) seperti "Balas" atau "Arsipkan" kini ditampilkan lebih menonjol di dalam kartu notifikasi. Desainnya lebih besar dan lebih mudah dijangkau, mengurangi kemungkinan salah tekan dibandingkan dengan tombol berbasis teks yang lebih kecil pada One UI 7.
Perbandingan Fitur Tambahan di Area Notifikasi & Quick Panel
Di luar perubahan utama pada tata letak, ada beberapa fitur spesifik yang penempatannya diubah untuk alur kerja yang lebih baik pada One UI 8.
-
Kontrol Media Player: Di One UI 7, kontrol media player sering kali muncul sebagai bagian dari notifikasi yang dapat diperluas. Pada One UI 8, kontrol media mendapat tempat khusus yang lebih permanen di bagian atas Quick Panel, lengkap dengan efek visual blur yang mengambil warna dari sampul album, memberikan sentuhan estetika premium.
-
Slider Kecerahan: Jika pada One UI 7 slider kecerahan langsung terlihat setelah tarikan pertama, One UI 8 menempatkannya secara lebih terintegrasi di dalam tampilan grid penuh. Slider ini baru akan muncul setelah Quick Panel ditarik ke bawah sepenuhnya, sebuah pilihan desain untuk memaksimalkan ruang notifikasi pada tarikan pertama.
-
Akses Pengaturan dan Daya: Ikon untuk masuk ke menu Pengaturan, mematikan perangkat, dan mengedit tombol cepat kini dipindahkan. Pada One UI 7, ikon-ikon ini berada di baris atas. Pada One UI 8, ikon-ikon tersebut diposisikan di sudut kanan atas dalam desain yang lebih kompak dan minimalis.
Secara keseluruhan, update One UI 8 menandai pergeseran filosofi desain Samsung untuk area notifikasi dan Quick Panel. Perbandingannya dengan One UI 7 menunjukkan adanya fokus yang kuat pada kejelasan visual, efisiensi interaksi, dan modernisasi antarmuka. Meskipun beberapa pengguna mungkin memerlukan waktu untuk beradaptasi, perubahan ini dirancang untuk membuat pengalaman penggunaan perangkat Galaxy menjadi lebih cepat, lebih intuitif, dan lebih menyenangkan secara visual.